Selasa, 28 November 2017

Study kelayakan Bisnis Aspek Financial

Kelompok 2
1.      Arovia Devi Cahyanti                       (14130310117)
2.      Diah Ayu Assari                    (14130310239)
3.      Guntur Permana Putra          (14130310196)
4.      Nepi Dwi Puspitasari                        (14130310059)
5.      Riska Wijayanti                      (14130310034)
6.      Umi Nadhiroh                                   (14130310184)


RESUME
ASPEK FINANSIAL

A.      Kebutuhan Dana & Sumber Dana
Untuk merealisasikan proyek bisnis dibutuhkan dana untuk investasi. Kebutuhan dana tersebut dapat diklasifikasikan atas dasar:
§  Aktiva tetap berwujud
§  Aktiva tetap tak berwujud
§  Modal kerja

Sumber dana harus yang mempunyai biaya paling rendah dan tidak menimbulkan masalah bagi perusahaan. Sumber dana yang penting antara lain:
1.      Modal Pemilik
2.      Saham yang diterbitkan
3.      Obligasi yang diterbitkan
4.      Kredit dari Bank
5.      Sewa Guna dari Lembaga Non-Bank

B.        Cash Flow
Kas merupakan aktiva yang paling likuid. Kas mempunyai tiga komponen utama, yaitu:
Ø  Initial Cash Flow
aliran kas yang berkaitan dengan pengeluaran untuk kegiatan investasi. Misal : pembelian tanah, gedung, dsb.
Ø  Operational Cash Flow
aliran kas yang berkaitan dengan operasional proyek. Misal : penjualan, biaya umum
Ø  Terminal Cash Flow
aliran kas yang berkaitan dengan nilai sisa proyek (nilai residu) seperti sisa modal kerja atau penjualan peralatan proyek.

C.     Biaya Modal
1.      Modal asing (modal pinjaman)
Modal asing atau modal pinjaman merupakan modal yang diperoleh dari pihak luar  perusahaan dan biasanya diperoleh secara pinjaman.
Sumber dana dari modal asing dapat siperoleh antara lain:
a.      Pinjaman dari dunia perbankan
b.      Pinjaman darilembaga keuangan seperti perusahaan modal ventura, asuransi, leasing, dana pension, atau lembaga keuangan lainnya.
c.       Pinjaman dari perusahaan nonbank.

2.      Modal sendiri
Modal sendiri adalah modal yang diperoleh dari pemilik perusahaan dengan cara mengeluarkan saham baik tertutup atau terbubuka.
Perolehan dana dari modal sendiri biasanya berasal dari:
a.      Setoran dari pemegang saham.
b.      Dari cadangan laba.
c.       Atau dari laba yang belum dibagi.

D.    Kriteria Penilaian Investasi
Kriteria-kriteria yang biasa diigunakan untuk menilai investasi adalah sebagai berikut:

1.    Pay back period
Pay back period adalah suatu jangka waktu untuk mengembalikan jumlah investasi yg direncanakan.
Ada 2 macam model perhitungan:
a.    Apabila kas bersih setiap tahun sama(PP)
PP =         investasi       x 12 bulan
            Kas bersih/th   

b.    Apabila kas bersih tiap tahun berbeda
Untuk menilai apakah usaha layak diterima atau tidak dari segi pay back, maka hasil perhitungan sebagai berikut:
1.    PP sekarang lebih kecil dari umur investasi
2.    Dengan membandingkan rata-rata industry unit usaha sejenis
3.    Sesuai dengan target perusahaan

Kelemahan metode ini:
1.    Mengabaikan time value of money
2.    Tidak mempertimbangkan arus kas yang terjadi setelah masa pengembalian

2.    Average Rate of Return
Merupakan cara untuk mengukur rata-rata pengembalian bunga dengan cara membandingkan antara rata-rata laba sebelum pajak (EAT) dengan rata-rata investasi.
ARR (%) =               Rata-rata EAT      .             
                           Rata-rata investasi
Rata-rata EAT =           total EAT     .
                             Umur ekonomis
Rata-rata investasi =   investasi  .
                                2

3.    NPV (net present value) laba bersih sekarang
Merupakan perbandingan antara PV kas bersih dengan PV investasi selama umur investasi.
NPV = KAS BERSIH 1  + KAS BERSIH  + ………… KAS BERSIH   - INVESTASI
                 ( 1+ r )                     (1 + r )                             ( 1 + r )n

Setelah memperoleh hasil yang dengan :
NPV positif, maka investasi diterima
NPV negatif, sebaiknya investasi ditolak

4.    Internal rate of return (IRR)
Merupakan alat untuk mengukur tingkat pengembalian hasil intern .
IRR = P1 – C1 x P2 – P2  . 
  C2 – c1
Keterangan
P1 = tingkat bunga 1
P2 = tingkat bunga 2
C1 = NPV 1
C2 = NPV 2

5.    Provitability indeks (PI)
Merupakan rasio aktifitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur investasi.
                                          PI =∑ PV kas bersih x 100%
                                                  ∑ PV investasi

Kesimpulan :
Jika PI lebih besar (>) dari 1 maka diterima
Jika PI lebih kecil (<) dari 1 maka ditolak

E.      Rasio Keuangan
1.       Rasio likuiditas (liquidity ratio)
Rasio likuiditas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa likuid suatu perusahaan.caranya adalah dengan membandingakan seluruh komponen yang ada di aktiva lancer dengan komponen di pasiva lancer(utang jangka pendek).

Untuk mengukur rasio likuiditas dapat digunakan beberapa rasio, antara lain:
1.       Current Ratio (CR)
2.       Quick Ratio (acid Test Ratio)
3.       Inventory To Net Working Capital
4.       Cash Ratio

2.      Rasio aktivitas (activity ratio)
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efesien pemanfaatan sumber daya perusahaan(penjualan, persediaan, penagihan piutang, dan lainnya). Atau rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari.
Adapun sebagian dari rasio-rasio aktivitas adalah sebagai berikut:
1.        perputaran piutang (turnover receivable)
2.        Perputaran persediaan (inventory turnover)
3.        Working capital turnover
4.        Fixed assets turnover
5.        Asset turnover

3.      Rasio profitabilitas (profitability ratio)
Rasio profatibilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Rasio ini juga memberikan ukuran tingkat efektivitas menejemensuatu perusahaan.rasio ini terdiri dari
1.      profil margin (profil marygin onsales)
2.      return on investment ( Roi)
3.      return on equity (Roe)


DAFTAR PUSTAKA

Umar, Husein. Study Kelayakan Bisnis . Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama, 2003.
https://www.slideshare.net/dmanesi/aspek-finansial, di akses pada 13 April 2017, pukul 19.35 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Study kelayakan Bisnis Aspek Financial

Kelompok 2 1.       Arovia Devi Cahyanti                       (14130310117) 2.       Diah Ayu Assari                    (14130310239) ...